13 Faktor Penyebab Selingkuh Yang Harus Kamu Waspadai

13 Faktor penyebab selingkuh yang harus kamu waspadai. Ada banyak kasus yang bisa mengakibatkan selingkuh. Nggak bisa di tentukan apakah akan terjadi pada hubungan yang baru, atau sudah lama. 

Lihat saja di dunia nyata, pasangan yang sudah lama membangun rumah tangga, atau membina hubungan [pacaran] selama belasan, bahkan puluhan tahun pun mengalami perselingkuhan.

Apalagi pernikahan, atau pacaran yang baru seumur jagung? Namanya juga penyatuan dua hati, dua kepala yang berbeda tentu sifat, dan karakter beda pula. 

Kita harus mewaspadai faktor penyebab selingkuh di dalam keluarga. 

Nah kamu yang punya tujuan untuk membangun satu hubungan yang harmonis, langgeng ke depan harus menanggalkan semua keegoisanmu, dan mulai belajar masuk ke dalam pasangan kamu.

Leburkan hati dengan pasanganmu. Dekat secara emosi, dan mengerti bagaimana seharusnya menempatkan diri sebagai seorang yang sudah dimiliki. 

Artinya, kamu sudah tidak sebebas seperti dulu. Orang lain tidak bisa menjaga kamu, mengingatkan kamu tentang hal-hal yang boleh dan tidak jika dirimu sendiri tidak mau.

Kalau dalam hubungan kamu sudah nggak ada kedekatan emosi, nggak saling pengertian, tidak mau mengalah satu dengan yang lain. 

Tetap ingin bebas nggak pake batas, mulai merasa bosan, malas, dan nggak bergairah lagi dengan pasanganmu, ini tanda-tanda hubungan kamu super nggak sehat. 

Ada yang nggak beres, dan kalian harus benahi secepatnya.

13 Faktor penyebab selingkuh yang harus kamu waspadai
StockSnap Images
Terkadang kita tidak sadar bahwa, kitalah yang menciptakan perselingkuhan itu sendiri. Kita sering memberikan peluang-peluang untuk hal itu terjadi lalu kita menyalahkan orang lain.

1. Kurangnya komunikasi antara kamu, dan pasangan

Kamu terlalu sibuk sampai lupa luangkan sedikit waktu untuk komunikasi dengan pasangan kamu. Padahal penting banget loh, kumunikasi dalam sebuah hubungan. 

Biarpun tidak bertemu, tapi kalian bisa saling tahu ada di mana, lagi apa. Sudah makan apa belum. 

Pokoknya hal-hal mendasar yang mungkin terasa sepele tapi sangat berguna untuk mengakrabkan hubunganmu dengan dia.

2. Ada kesempatan dalam kesempitan

Nah, ini dia yang sering terjadi tanpa disangka-sangka. Entah kebetulan, atau apa lah, misalnya; kamu aktif di dalam sebuah kegiatan dimana kamu sering bertemu dengan lawan jenis. 

Namanya manusia normal, pasti satu kali ada bertemu pandang. Dalam hati sudah lahir kagum. Itu cuma sebatas kagum saja. Tapi, karena frekuensinya sering, terus satu team, lama-kelamaan ada rasa.

Macam-macam rasanya;

  • Rasa ingin mendekati
  • Rasa mau gandeng tangannya
  • Rasa mau jalan bareng
  • Rasa tenang di dekat dia
  • Rasa ingin melindungi
  • Rasa ingin antar pulang
  • Rasa rindu
  • Rasa cinta
  • Rasa ingin mesrah-mesrahan
  • Rasa ingin memiliki

Hal ini terjadi karena ada kesempatan dalam kesempitan. Itu yang terjadi pada pria. Kalau wanita ya hampir sama. 

Lantas kalau sudah begitu hasil akhirnya kamu tahu sendirilah. Cuma contoh kecil saja tapi sering terjadi. Betul tidak?

3. Frekuensi pertemuan kalian sangat sedikit

Satu minggu cuma tiga kali ketemuan, sisanya jalan sendiri-sendiri. Ya kalau begini dijamin tidak berapa lama sudah tercium aroma lain dari hubungan kalian. 

Itu namanya kalian kasih peluang untuk godaan. Jangan merasa yakin sendiri, ah tidak apa-apa, dia setia. 

Tidak mungkin melakukan hal yang aneh macam selingkuh itu. Eiitss, hati-hati...

4. Kurang keterbukaan satu dengan yang lain

Sudah jalan selama satu tahun tapi masih buta. Bukan buta mata, maksudnya kamu samasekali nggak tahu seluk beluk keluarganya. 

Dia asalnya dari mana, saudaranya ada berapa, dia sukanya apa. Paling tidak kamu harus tahu sifat, dan karakternya. 

Lah kalau tidak ada keterbukaan di antara kalian, Mana mungkin kalian saling mengerti? Segala sesuatu penuh dengan rahasia. 

Berarti kalian tidak dekat secara hati. Kalau begitu, buat apa punya hubungan? mendingan kamu sendirian saja.

5. Pergi kemana-mana selalu sendiri

Sudah punya pasangan, tapi kalau bepergian tidak pernah mengajak. Pilih jalan sendiri. 

Mungkin karena tidak mau ribet, atau biar lebih ringkas gitu. Asal tahu saja, begitu kamu jalan sendirian dengan sendirinya kamu sedang kasi peluang untuk si pengganggu. 

Bukan hantu tapi manusia penggoda. Jangan suka nyalahin hantu. Hantu takut sama manusia.

6. Tidak ada batasan di antara kamu dengan teman lawan jenis

Membangun hubungan terlalu akrab dengan orang lain [lawan jenis] yang bukan pasangannya. 

Akibatnya tidak bisa mengontrol diri. Mestinya kamu sadar, dan tahu diri bahwa, kamu itu sudah punya pasangan. Jangan main api. 

Kalau kamu, dan dia hilang kesadaran, maka yang terjadi adalah perselingkuhan bukan? Samasekali tidak menghargai pasangan kamu.

7. Kamu selalu curhat masalahmu dengan lawan jenis

Asal ada masalah langsung main curhat dengan si dia [lawan jenis] yang bukan pasangan kamu. 

Padahal, belum tentu dia bisa memecahkan masalah kamu. Konyolnya lagi, kalau orang yang sering tempat kamu curhat ternyata menyimpan perasaan khusus dengan kamu. 

Untuk meloloskan misinya, dia pasti dengan setia mendengarkan seluruh unek-unekmu. Lama-kelamaan dia tahu gudang memorimu, rahasiamu. Tinggal satu klik, maka kamu jatuh dalam pelukannya.

Saran aku, jika kita punya masalah yang rumit yang tidak mampu kita atasi sendiri, sebaiknya memilih orang yang tepat, yang punya keahlian untuk menyelesaikan sebuah permasalahan tanpa ada konsekuensinya. 

Misalnya, kamu datang ke psikolog. Tapi kalu masalamu masih ringan, carilah seseorang yang benar-benar dapat dipercaya. 

Jika kamu datang ke tempat yang salah, bisa jadi kamu tidak menyelesaikan masalah, malahan menambah masalah baru.

8. Terlalu memberikan perhatian lebih untuk dia yang bukan pasanganmu

Mestinya pasanganmu yang harus kamu kasih perhatian lebih, tapi aneh bin ajaib, kamu malah obral perhatian dengan orang lain. 

Dirimu sadar nggak sih? Ada maksud apa di balik semua perhatianmu itu? Ada udang dibalik batu? Batunya pecah udangnya kabur hahaha.. 

Ya terang saja yang mendapat perhatian, jadi super senang, dan suka sekaligus punya perasaan khusus, kemudian jatuh hati lalu terjadi perselingkuhan.

9. Kamu tidak pernah ikut kegiatannya

Sesekali kamu harus ikut kegiatan pasanganmu. Jangan terlalu pasif, dan cuek, supaya kamu tidak buta samasekali dengan situasi pekerjaannya. 

Dengan begitu, kamu bisa sedikit mengetahui kegiatan apa saja yang dia lakukan bersama rekan-rekan kerjanya. Mereka juga dapat mengenalmu lebih dekat.

10. Kamu tidak kenal satupun teman-teman mainnya

Ini cukup penting. Adakalanya apa yang kamu tidak tahu dari pasanganmu malah teman-temannya mengetahui. 

Nggak perlu heran karena dia lebih terbuka sama teman-temannya, dan tentunya mereka saling tahu. Kamu bisa secara halus mengorek sedikit hal tentang pasangan kamu. 

Ingat jangan sampai kamu tunjukkan bahwa, kamu sudah hilang kepercayaan terhadap dia, dan ingin mencari tahu hal buruk dia dari teman-temannya.

Dijamin 100 persen kamu nggak bakalan dapat ceritera apapun dari teman-temannya. Gigit jari deh kamu. Makanya harus pintar ambil secara halus, pelan tapi pasti. Oke!

11. Kamu jarang memberikan sentuhan kasihmu

Kalau lagi ketemuan ngobrolnya pakai jarak satu meter. Terus tidak menciptakan suasana santai. Lelah, dan membosankan ya begitu. 

Seharusnya, kamu lebih mengupayakan situasi nyaman. Apa salahnya, jika kamu nggak pake gaya formil tapi romantis? 

Gandeng tangannya, dan duduk berdampingan, agar dia bisa bersandar di bahumu [khusus untuk pria].

Jika dirimu wanita, jangan juga bikin suasana kaku. Jangan tepis tangan pasanganmu jika dia melingkarkannya di pinggangmu, atau menggandengmu saat berjalan. 

Ini simbol rasa sayangnya sama kamu [khusus untuk kalian yang masih status pacaran].

12. Hilang gairah sama pasangan sendiri

Ini tanda-tanda selingkuh sudah di ambang pintu, karena tidak lama lagi, kamu pasti keluar untuk cari orang asing yang bisa bikin dirimu bergairah.

13. Merasa diri lebih kuat secara financial

Ya artinya uang kamu banyak bukan? Jadi kamu merasa lebih hebat dari dia. Hilang sudah setia dan rasa menghargai yang ada dalam diri kamu sama dia. 

Kamu merasa orang yang selalu disampingmu nggak berarti dan akhirnya mendua. Bye bye baby..

Beberapa penyebab lainnya:

  • Merasa bosan
  • Dilanda kesepian
  • Merasa dianggap remeh sama pasangan
  • Menderita suatu penyakit
  • Menikah karena terpaksa
  • Merasa diri tidak berguna
  • Nggak bisa bikin pasangan bahagia
  • Di PHK dari pekerjaan
  • Nggak sanggup memenuhi tuntutan pasangan
  • Nggak bisa memiliki momongan
Contoh-contoh di atas yang diuraikan dengan bahasa yang sederhana itu sering terjadi di dalam kehidupan, dan pas sekali dengan judul 13 Faktor penyebab selingkuh yang harus kamu waspadai, supaya kamu belajar mawas diri.

2 comments for "13 Faktor Penyebab Selingkuh Yang Harus Kamu Waspadai "

  1. Oh banyak juga ya faktor yang bisa jadi penyebab perselingkuhan, kurang komunikasi, selain itu suka sendirian kalo pergi keluar rumah, pergi keluar rumah untuk kumpul kumpul dengan teman lawan jenis.

    Akhirnya jadilah perselingkuhan.😂

    ReplyDelete
  2. Copy paste adalah tindakan yang sangat tidak menyenangkan.🤔

    Apakah artikelnya ada yang copy paste mbak? Pakai script Anti copas saja.😃

    ReplyDelete

Copy paste adalah tindakan yang sangat tidak menyenangkan.